Perempuan dan Moderasi Beragama di Indonesia: Sebuah Studi Kualitatif Naratif Inkuiri
DOI:
https://doi.org/10.64277/mxe4qh67Keywords:
Kajian sosial, Moderasi beragama, Perempuan dalam islam, Relasi genderAbstract
Perempuan memainkan peran sentral dalam membangun masyarakat yang moderat dan inklusif, terutama dalam konteks keberagamaan di Indonesia yang majemuk. Moderasi beragama merupakan sebuah isu nasional dan strategis dalam merawat kerukunan dan harmoni, namun peran perempuan di dalamnya sering kali tidak terpotret secara setara dalam wacana arus utama. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara kritis peran, strategi, serta tantangan yang dihadapi perempuan dalam mendorong moderasi beragama. Menggunakan metode kualitatif berbasis naratif inkuiri. Data dikumpulkan melalui protokol wawancara semi-terstruktur berbasis strategi penelusuran terstruktur dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik dan deskriptif mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa perempuan berkontribusi signifikan dalam menyebarkan nilai moderasi melalui pendidikan keluarga, dakwah berbasis komunitas, solidaritas sosial, serta penggunaan media digital. Di sisi lain, mereka menghadapi hambatan struktural berupa dominasi maskulin dalam lembaga keagamaan dan minimnya keterlibatan dalam proses pengambilan kebijakan publik. Temuan juga mengindikasikan bahwa strategi dakwah yang dikembangkan perempuan lebih empatik, partisipatif, dan berbasis pengalaman, menjadikannya lebih efektif dalam menjangkau kelompok akar rumput dan generasi muda. Dapat disimpulkan bahwa penguatan peran perempuan dalam moderasi beragama bukan hanya urusan keadilan gender, tetapi juga kunci keberhasilan dalam menjaga kerukunan dan kohesi sosial. Kontribusi penelitian ini terletak pada pembacaan ulang terhadap narasi moderasi yang lebih inklusif serta pentingnya integrasi perspektif gender dalam kebijakan keagamaan.
References
A, A. O., Putri, A. I., Matthew, K., & Universitas, H. (2023). 23-Moderasi-0101-464 (1). 1–17. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx
Abdul Aziz. (2025). SABILUNA : Journal of Islamic Studies. SABILUNA: Journal of Islamic Studies, 2(1), 178–196.
Afifah, A. N., Nurbayani, S., Nur, M., & Abdullah, A. (2025). Sense of Belonging : Solidaritas Gender dalam Praktik Nilai Budaya Sunda oleh Perempuan MC Obeng Kembang di Bandung. 8, 9833–9839.
Afifah, A. N., Nurmaidah, A. S., & Azhar, M. (2024). Internalisasi Kesadaran Gender dalam Pendidikan Agama Islam : Pendekatan Holistik untuk Pengembangan Karakter. 3(1).
Alek, A. (2021). Metodolog Penelitian Pendidikan Bahasa: Sebuah Perspektif Baru Bagi Calon Penelitia. In CV Mutiara Galuh (Issue 1).
Ambarukmi, K., & Savira, S. I. (2024). Pengaruh Religiusitas Terhadap Kesejahteraan Subjektif Pada Umat Beragama. INCARE, International Journal of Educational Resources, 5(1), 001–018. https://doi.org/10.59689/incare.v5i1.903
Amelda Az Zahra dkk. (2025). Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah. Cendekia, 2(7), 1150–1161.
Amrin Ma’ruf, WIlodati, T. A. (2021). Kongres ulama perempuan indonesia dalam wacana merebut tafsir gender pasca reformasi: sebuah tinjauan genealogi. Musawa, 20(2).
Andhika, M. R., Hamdi, S., Teungku, S., Meulaboh, D., & Batu, U. L. (2024). Ulama, Madrasah dan Legitimasi Kekuasaan: Dinamika Otoritas Keilmuan dalam Sejarah Islam 4 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara. 1(2), 63–79.
Armaza-Faraba, K. S., Sumarlam, S., & Purnanto, D. (2020). Komunikasi Fatis Dakwah Caknunquotes dalam Media Sosial Instagram. Jurnal Komunikasi Islam, 10(1), 89–106. https://doi.org/10.15642/jki.2020.10.1.89-106
Bisanti, U. K., Fikriyah, K., Kusuma, A. R., Hasanah, S., Lestari, S., Zahro, F., & Fihrisi, F. (2024). Dinamika Modernisasi Agama : Eksplorasi Penafsiran Baru, Adaptasi Praktik, dan Menghadapi Tantangan. Socio Religia, 111–128.
BRahmawati, Mastorat, Jufrin, B. (2025). Memperkuat Peran Perempuan dalam Dakwah Berkemajuan di Era Digital : Strategi Pemberdayaan dan Literasi Dakwah di Organisasi Nasyiatul Aisyiyah. Meuseuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 97–106. https://doi.org/10.47498/meuseuraya.v4i1.5396
Burhanuddin, A. (2023). Rencana Strategis Program Studi Tadris Bahasa Inggris 2023-2027. 1–93.
Creswell, J. W. (2013a). John W. Creswell-Research Design_ Qualitative, Quantitative, and Mixed Method Approaches-SAGE Publications (2013).pdf (p. 273).
Creswell, J. W. (2013b). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Book, 270.
Dadang Supardan. (2002). Tantangan Nasionalisme Indonesia Dalam Era Globalisasi. Universitas Pendidikan Indonesia, 1–32.
Denilza, I. A., & Muzakir, F. (2025). Instagram sebagai Arena Wacana Empati : Analisis Wacana Kritis terhadap Respons Publik atas Kesaksian Korban Film Bid ’ ah pada Akun @ ctd . insider. 4(2), 156–170. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i2.4291
Efendi, A. N., Purnomo, A., & Putikadyanto, A. (2019). Media Sosial sebagai Platform Penyampaian Ideologi Keagamaan. 1–16.
Fetters, M. D., Curry, L. A., & Creswell, J. W. (2013). Achieving integration in mixed methods designs - Principles and practices. Health Services Research, 48(6 PART2), 2134–2156. https://doi.org/10.1111/1475-6773.12117
Hamid, M. A., Basid, A., & Aulia, I. N. (2021). The reconstruction of Arab women role in media: a critical discourse analysis. Social Network Analysis and Mining, 11(1), 1–12. https://doi.org/10.1007/s13278-021-00809-0
Hukum, P., Di, H., & Konflik, E. R. A. (n.d.). Jurnal Impresi Indonesia ( JII ). 1687–1694.
Irfan, M. N., Santalia, I., & Rijal, T. S. (2025). Kontestasi Wacana Keagamaan Pasca-Pandemi : Reinterpretasi Ideologi Dan Otoritas Keagamaan Di Era Disrupsi Digital Religious Discourse in Crisis: Navigating Conservatism , Moderation, and Progressivism in the Digital Era. Fastabiq: Jurnal Studi Islam, 6(1). https://doi.org/10.47281/fas.v6i1.235
Irwan Supriadin, M. P. (2024). AL-QALAM : Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan. AL-QALAM: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 16(2), 226–235. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v16i1.3330
Islam, U., Raden, N., Lampung, I., Substance, T., Substance, P., Teoritis, S., & Praksis, S. (2024). Pendekatan dakwah multikultural dalam pemberdayaan masyarakat aceh. 9(2), 19–36.
Ismail, H. (2025). Relevansi Konsep Hukum Islam Dalam Menyikapi Isu-Isu Sosial Kontemporer : Sebuah Tantangan Moderasi. Moderasi: Journal of Islamic Studies |, 05(01), 259–278.
Isnatin Ulfah. (2025). Narasi Fiqh Keluarga Sakinah Dalam Penyuluhan Pranikah Dan Pernikahan Di Akun Instagram.
John W. Creswell. (2016). 30 Essential Skills for the Qualitative Researcher (Olivia Weber-Stenis (ed.)). Sage Publication Inc.
Latifi, Y. N., Triantini, Z. E., & Tinggi, P. (2024). Meretas Jalan Kesetaraan: Praktik Baik Dan Refleksi Program Sekolah Gender Di Perguruan Tinggi. Musãwa, 23(2).
Limbong, E. (2016). The Voices of Preservice EFL Teachers on the Implementation of Teacher Educators‘. IJEE (Indonesian Journal of English Education), 3(2), 171–191. https://doi.org/10.15408/ijee.v3i2.5511
Luhur, B., & Radikalisme, T. D. (2024). JM-PKM. 3(1), 26–31.
Mastiyah, I. (2018). Religiusitas Siswa Madrasah Aliyah Dan Sekolah Menengah Atas. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 16(3), 232–246. https://doi.org/10.32729/edukasi.v16i3.484
Mujahidah. (2015). Implementasi Teori Ekologi Brofenbrenner Dalam Membangun Pendidikan Karakter yang Berkualitas. Lentera, 19(2), 171–185.
Naylor, D. (2015). Learning to teach : What pre-service teachers report Learning to teach : What pre-service teachers report.
Noorhalis Majid, dkk. (2023). Kerukunan di Kota Seribu Sungai: Respon dan refleksi Para Pegiat Damai (H. K. Ridwan al-Makassary & Kata (eds.)).
Nufuz, D. A., Mahendra, M. H., Faqih, A., & Setianingrum, N. (2025). Jurnal Penelitian Nusantara Strategi Efektif Dalam Manajemen Perubahan : Membangun Ketahanan Organisasi Di Era Digital Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara. 1, 540–547.
Nugroho, D. (2022). Integrasi Agama dan Budaya dalam Komunitas Pemberdayaan : Studi Empiris Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Payungi Metro-Lampung Religion and Culture Integration in Empowernment Community : Empirical Study of Payungi ’ s Women Economic Empowerment of. 2(1), 57–68.
Nurhalizah, M. E. (2025). Prophetic Journalism of Islamic Media : Nursyam Centre in Promoting Moderation Jurnalistik Profetik Media Islam: Nur Syam Centre dalam Menggelorakan Moderasi Beragama. 14(1). https://doi.org/10.21070/kanal.v14i1.1923
Nurhayati. (2020). Moderasi Beragama Berbasis Budaya Dan Kearifan Lokal Pada Masyarakat Donggo Di Bima. Harmoni, 338–352.
Pacaran, I. T. (n.d.). Membingkai Identitas Kolektif Berbasis Agama: Pengalaman Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran. 46(2), 203–214.
Putra, A., Rahmat, U., Martlisda, Y., & Yusmanto, A. (2023). Model-Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal. In Correspondencias & Análisis (pp. 1–98).
Reed, S. B. (1995). Pengantar Tentang Bahaya. 3, 1–196. www.geocities.com
Sahanaya, C., & Lessil, C. G. (2024). Interseksionalitas Gender , Ras , dan Kelas dalam Konteks Kesejahteraan Sosial. 7(2010), 14342–14349.
Salih, M. A. M., Khalid, H. M., Kahar, R. A., & Zahari, W. A. M. W. (2019). Analysis on islamic website evaluation models in the form of Dakwah in Malaysia. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 35(3), 263–282. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2019-3503-16
Sani, K. R., & Darmadi, D. G. (n.d.). Mengurai Peran Stereotip Gender dalam Membatasi Peluang Kepemimpinan Perempuan.
Siswanto. (2020). The Islamic Moderation Values on the Islamic Education Curriculum in Indonesia: A Content Analysis. In Jurnal Pendidikan Islam (Vol. 8, Issue 1). https://doi.org/10.14421/jpi.2019.81.121-152
Subchi, I., Zulkifli, Z., Latifa, R., & Sa’diyah, S. (2022). Religious Moderation in Indonesian Muslims. Religions, 13(5), 1–11. https://doi.org/10.3390/rel13050451
Sudjalil, S., Mujianto, G., & Rudi, R. (2022). Pengintegrasian Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Pragmatik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Daring. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(1), 49–70. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i1.293
Tanfidziyah, I. (2025). Pengaruh Pelaksanaan Aktivitas Keagamaan Dan Partisipasi Pada Kegiatan Sosial Terhadap Peningkatan Moralitas Siswa Mi Islamiyah Kalimukti, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon.
Timans, R., Wouters, P., & Heilbron, J. (2019). Mixed methods research: what it is and what it could be. Theory and Society, 48(2), 193–216. https://doi.org/10.1007/s11186-019-09345-5
Wahid, A., & Wardatun, A. (2021). Perempuan dan Kearifan Lokal dalam Bina Damai : Pengalaman La Rimpu ( Sekolah Rintisan Perempuan untuk Perubahan ) di Bima , Nusa Tenggara Barat. Palastren: Jurnal Studi Gender, 14(2), 243–280.
Wijaya, K. F. (2022). Investigating English Education Master Students’ Perceptions on Extensive Reading Strategy. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 18(1), 19. https://doi.org/10.19166/pji.v18i1.4113
Wutsqo, U., Kependidikan, J. S., Vol, K., Page, J., & Jombang, S. A. W. (2024). Pengajian Sabilussalam dan Perannya Spiritualitas dan Moderasi Beragama Umat Dalam Meningkatkan. 13(1), 112–128.
Yeni Huriani, Eni Zulaiha, R. D. (2022). Implementasi Moderasi Beragama Bersama Penyuluh Prempuan di Bandung Raya.
Zulfikar, F., Joebagio, H., & Djono. (2016). Integrity and Character of Contemporary Students in Reflection. Https://Medium.Com/, 3(2), 317–324. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf