Media Ritatoon: Inovasi Pembelajaran Menyimak Pada Anak Usia 5-6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.64277/wby4hx97Keywords:
kemampuan menyimak, media Ritatoon, anak usia diniAbstract
Kemampuan menyimak merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang penting bagi anak usia dini kerena menjadi dasar bagi keterampilan berbahasa lainnya seperti berbicara, membaca, dan menulis. Namun, kenyataannya masih banyak anak usia 5-6 tahun yang mengalami kesulitan dalam menyimak. Anak sering kehilangan fokus saat mendengarkan cerita, kurang mampu memahami isi pembelajaran, dan cepat merasa bosan. Hal ini salah satunya disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik serta tidak sesuai dengan karakteristik anak. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang sederhana, menarik, dan sesuai perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui media Ritatoon, yaitu media gambar berseri yang menyajikan alur cerita secara berurutan dengan tampilan visual sederhana dan mudah dipahami anak. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus tindakan. Subjek penelitian adalah 10 anak kelompok B di sebuah TK di Matraman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menyimak, yaitu dari 32,5% pada pra-siklus menjadi 59% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 74,38% pada siklus II. Dengan demikian, media Ritatoon efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran kreatif untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini.
References
Asrudin, A., Robot, J., & Sampe, A. (2024). Penggunaan media gambar berseri dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(1), 45–56. https://doi.org/10.23887/jpdi.v9i1.67890
Dini, R. (2022). Penggunaan gambar berseri dalam pembelajaran menyimak anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 890–899. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.2345
Irawati, R., Nugrahani, S., & Pratiwi, A. (2024). Pengembangan media audiovisual big book untuk meningkatkan keterampilan menyimak anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 12(1), 101–115. https://doi.org/10.23887/jipa.v12i1.65432
Khairani, A., Rahman, T., & Putri, N. (2023). Inovasi media gambar berseri dalam pembelajaran bahasa anak usia dini. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 250–260. https://doi.org/10.14421/goldenage.v7i2.54321
Nuraini, E., Wulandari, F., & Pratiwi, D. (2022). Pengaruh media visual terhadap keterampilan bahasa anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 123–132. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.2022
Rahmawati, L., & Fauziah, R. (2021). Media gambar berseri sebagai upaya meningkatkan keterampilan menyimak anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 77–86. https://doi.org/10.23887/jpaud.v5i2.4567
Susanto, A. (2020). Perkembangan anak usia dini: Pengantar dalam berbagai aspeknya. Kencana Prenada Media.
Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Dockett, S., & Perry, B. (2021). Young children’s learning and understanding in the early years. Early Childhood Research Quarterly, 54(1), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2020.10.002.
Pianta, R. C., Barnett, W. S., Justice, L. M., & Sheridan, S. (Eds.). (2020). Handbook of early childhood education (2nd ed.). Guilford Press.
Vygotsky, L. S. (2020). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press. (Edisi ulang terbit modern, masih sering dipakai untuk teori belajar anak usia dini).
NAEYC. (2022). Developmentally appropriate practice in early childhood programs serving children from birth through age 8 (4th ed.). National Association for the Education of Young Children.