Penguatan MBM Berbasis Ekoteologi untuk Masa Depan Madrasah yang Berkelanjutan

Authors

  • Suhardi Taryono Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Khalilah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Kusumaningrum Setiawan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.64277/semnas.v3i1.370

Keywords:

Ekoteologi, Keberlanjutan, Ekoteologi, Keberlanjutan, Manajemen Berbasis Madrasah, Pendidikan 5.0

Abstract

Transformasi pendidikan nasional menuju Pendidikan 5.0 yang berkelanjutan menuntut penguatan manajemen madrasah yang selaras dengan tanggung jawab ekologis dan spiritual. Kebaruan kajian ini terletak pada sintesis konseptual Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) dengan ekoteologi keislaman dalam kerangka operasional tiga poros—otonomi di tengah keterbatasan pembiayaan, penempatan masalah lingkungan sebagai masalah agama, serta pembentukan makna kolektif lintas pemangku kepentingan—yang belum terintegrasi secara sistematis dalam literatur MBM kontemporer. Penelitian menggunakan kajian konseptual berbasis pustaka dengan pendekatan analitis-normatif. Sumber literatur manajemen berbasis sekolah, madrasah, kepemimpinan sekolah, aksi kolektif, dan etika lingkungan keislaman diekstraksi, dikelompokkan tematik sesuai tiga pertanyaan penelitian, dibandingkan secara kritis, dan diuji konsistensi internal antara dimensi manajerial, teologis-keislaman, dan pedagogis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa optimalisasi MBM berbasis ekoteologi memerlukan kebijakan mikro berbiaya rendah berulang, transparansi tata kelola, keteladanan kepemimpinan, serta partisipasi siswa, guru, orang tua, dan komunitas melalui musyawarah institusional. Integrasi nilai tauhid, amanah, mizan, dan rahmah ke dalam kurikulum, pembiasaan, dan aktivitas keagamaan memperkuat komitmen moral pelestarian. Kontribusi teoretis memperluas wacana MBM dengan landasan teologis-keislaman sebagai dasar legitimasi tata kelola lestari dalam agenda Pendidikan 5.0, sedangkan kontribusi praktis menawarkan indikator operasional kelestarian air, energi, dan sampah yang terukur, partisipatif, dan dapat diaudit berkala oleh warga madrasah. Simpulan menegaskan bahwa keberlanjutan madrasah lebih ditentukan konsistensi budaya institusi dan kesinambungan praktik MBM–ekoteologi sehari-hari dibanding kapasitas anggaran semata.

References

Anwar, M. A. (2018). MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (Alternatif Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah). 17.

Chen, P., & Yuan, X. (2024). Analysis of Ways to Optimize the Teaching of High School Ideological and Political Courses from the Perspective of Intersubjectivity. Journal of Education and Educational Research, 8(3), 38–40. https://doi.org/10.54097/v2a51e10

Howell, N. (2021). Scientific data, ecological conversion and transformative affect. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 77(3). https://doi.org/10.4102/hts.v77i3.6518

Jayadilaga, Y., Handayani, M., Istiqamah, N. F., Rachman, D. A., & Fitri, U. (2024). Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat: Membentuk Kebiasaan Sehat Sejak Usia Dini. 02(01).

Khanal, S., & Guha, P. (2023). Exploring the relationship between school-based management and school climate using PISA data. Asia Pacific Education Review, 24(4), 617–631. https://doi.org/10.1007/s12564-023-09846-0

MUI 2014. (n.d.). Fatwa MUI 41 tahun 2014. Retrieved https://mui.or.id/public/index.php/baca/fatwa/pengelolaan-sampah-untuk-mencegah-kerusakan-lingkungan

MUI 2016. (n.d.). Fatwa MUI No. 30 Tahun 2016. Retrieved https://mui.or.id/baca/fatwa/hukum-pembakaran-hutan-dan-lahan-serta-pengendaliannya

Noval, A., & Irawan, I. (2019). Manajemen Pembiayaan Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Swasta: Studi kasus di MTs. Wihdatul Fikri Kab. Bandung. Manajemen Pendidikan, 14(1), 73–81. https://doi.org/10.23917/jmp.v14i1.7051

Pesch, U. (2022). The Good Life and Climate Adaptation. Sustainability, 14(1), 456. https://doi.org/10.3390/su14010456

Puglisi, A., & Buitendag, J. (2022). A faith-based environmental approach for people and the planet: Some inter-religious perspectives on our Earth-embeddedness. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 78(2). https://doi.org/10.4102/hts.v78i2.7582

Putra, M. A. H., Mahfuzah, & Subiyakto, B. (2021). Ecological Awareness Based on Religious Activities: 2nd International Conference on Social Sciences Education (ICSSE 2020), Banjarmasin, Indonesia. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210222.051

Rapang, R., Yunus, M., & Apriyanti, E. (2022). Peran Kepala Sekolah dalam menerapkan Peraturan-Peraturan di Sekolah Dasar. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(3), 3419–3423. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2596

Ruswanda, A. S. (2025). Mengkaji Konsep Ekoteologi Menurut Nasaruddin Umar. Jurnal Keislaman, 8(2), 532–545. https://doi.org/10.54298/jk.v8i2.667

Sheil, D., Cohen, J., Colfer, C. J. P., Price, D., Puri, R., Ruiz‐Perez, M., Sugandi, Y., Vedeld, P., Wollenberg, E., & Yasmi, Y. (2016). The moral basis for conservation – reflections on Dickman et al . Frontiers in Ecology and the Environment, 14(2), 67–69. https://doi.org/10.1002/fee.1224

Syafri, U. A., Mujahidin, E., Tamam, A. M., Dewi, R., Kusnadi, A., Umam, K., & Evie, S. (2022). Konsep manajemen keuangan untuk pendidikan Islam berbasis prinsip ZISWAF. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 15(3), 357. https://doi.org/10.32832/tawazun.v15i3.8393

Tanzi, M., & Hermanto, H. (2024). The Role of Principals in Implementing Inclusive Education Through Culturally Responsive School Leadership. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(1). https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i1.4274

United Nation, 2015. (n.d.). Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development. Retrieved https://sdgs.un.org/2030agenda

Varun Gauri, et.al. (2012). Intersubjective Meaning and Collective Action in Developing Societies: Theory, Evidence and Policy Implications. The Journal of The Feveloment Stuides, 49(Issue 1: Special Issue on State, Society and Governance). https://doi.org/10.1080/00220388.2012.700396

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Penguatan MBM Berbasis Ekoteologi untuk Masa Depan Madrasah yang Berkelanjutan. (2026). Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 3(1), 549-558. https://doi.org/10.64277/semnas.v3i1.370